Pages

Thursday, July 9, 2026

Ouahbi Tetap Bangga Meski Maroko Disingkirkan Prancis: Kami Mewakili Afrika dan Asia

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Pelatih tim nasional Maroko Mohamed Ouahbi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional Maroko Mohamed Ouahbi menerima dengan lapang dada kekalahan 0-2 dari Prancis pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Menurutnya, timnya harus mengakui kualitas Les Bleus yang tampil lebih baik, terutama berkat aksi individu Kylian Mbappe.

Maroko mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Prancis di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Prancis dicetak Mbappe dan Ousmane Dembele pada babak kedua.

Ouahbi mengakui timnya kesulitan mengimbangi permainan Prancis sejak awal laga. Ia bahkan menyebut penyelamatan penalti Yassine Bounou terhadap tendangan Mbappe pada babak pertama menjadi momen penting yang membuat Maroko tetap memiliki peluang.

"Kami harus mengakui menghadapi lawan yang sangat bagus. Kami benar-benar kesulitan pada babak pertama dan penyelamatan penalti Bounou membuat kami tetap bertahan di pertandingan," kata Ouahbi dikutip dari laman FIFA.

Menurut dia, performa Maroko membaik setelah turun minum. Para pemain tampil lebih tenang saat menguasai bola dan lebih disiplin dalam bertahan. Namun, kualitas individu Mbappe menjadi pembeda yang akhirnya menentukan hasil pertandingan.

"Kami bertahan lebih baik pada babak kedua dan lebih tenang saat menguasai bola. Pada akhirnya, semuanya ditentukan oleh aksi brilian individu Mbappe," ujarnya.

Ouahbi juga menyoroti keterbatasan kedalaman skuad yang dimiliki Maroko. Cedera, absennya sejumlah pemain, serta kelelahan membuat pilihannya dari bangku cadangan tidak sebanyak yang diharapkan.

 

Adblock test (Why?)


Ouahbi Tetap Bangga Meski Maroko Disingkirkan Prancis: Kami Mewakili Afrika dan Asia
Klik Source

No comments:

Post a Comment