Pages

Friday, May 29, 2026

Jadi Ketum Baru APLGI, Budiarsa Sastrawinata Prioritaskan Sosialisasi Olahraga Golf

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Budiarsa Sastrawinata terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosisasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) periode tahun 2026 - 2030.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Budiarsa Sastrawinata terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosisasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) periode tahun 2026 - 2030 dalam Rapat Umum Anggota Nasional (RUANAS) yang diselenggarakan di Damai Indah Golf, BSD Course, Banten). Budiarsa sebelumnya menjabat sebagai Ketua I APLGI, mendampingi M. Tachril Sapi’ie yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum selama dua periode, 2018-2022 dan 2022-2026.

APLGI merupakan organisasi yang berdiri sejak 19 Juli 1995. Asosiasi ini memiliki 58 lapangan golf anggota yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. APLGI dibuat untuk membentuk wadah yang secara profesional dapat membantu para anggota meningkatkan mutu dalam pembuatan lapangan golf, pemeliharaan dan pengelolaanya sesuai dengan perkembangan teknologi, untuk membantu anggota meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan maupun manajemen lapangan golf, serta sebagai wadah untuk tukar menukar pengalaman dan pengetahuan, terutama untuk dapat membantu memecahkan permasalahan umum yang dihadapi oleh lapangan golf anggota.

“Kita patut berterima kasih kepada Pak Tachril yang sudah menahkodai APLGI selama delapan tahun. Kita lihat banyak prestasi yang dicapai dan itu akan kita lanjutkan. Sosialisasi olahraga golf menjadi prioritas utama APLGI ke depannya. Disamping itu, kita juga harus meningkatkan kualitas dari golf itu sendiri agar Indonesia bisa berkiprah dengan berpestasi di dunia internasional. Tentu peran para pemilik golf cukup besar untuk bisa membantu para atlet kita untuk meningkatkan permainannya,” kata Budiarsa, Direktur PT Ciputra Development Tbk yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Damai Indah Golf Tbk. Menurutnya, pemilik-pemilik lapangan golf juga mencintai golf sebagai olahraga, sehingga mereka pasti bersedia untuk memberikan dukungan untuk pengembangan prestasi.

Budiarsa merupakan salah satu sosok yang banyak berperan aktif dalam mendukung prestasi golf Indonesia. Ia juga merupakan salah satu Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) yang selama puluhan tahun aktif menyelenggarakan dua turnamen bergengsi, yaitu Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (CGJWC) dan turnamen profesional Ciputra Golfpreneur Tournamen yang juga masuk ke dalam agenda Asian Development Tour (ADT).

Dalam RUANAS kali ini, panitia memilih tema Pengurus Baru-Semangat Baru. “Tema ini sengaja saya pilih dengan harapan di kemudian hari Pengurus Baru yang terpilih dapat memberikan semangat baru, terutama untuk semakin memperbaiki dan menumbuhkan industri golf yang kita cintai bersama,” kata Tachril saat memberikan kata sambutan.

Selama kepemimpinannya, APLGI melakukan banyak upaya untuk melakukan sosialisasi terhadap olahraga golf di Indonesia ke berbagai kalangan. Salah satu program besarnya adalah menyelenggarakan Indonesia Golf Festival 2025 untuk pertama kalinya. Rencananya event ini akan kembali diselenggarakan pada bulan Oktober 2026.

Selain memilih Ketua Umum yang baru, dalam RUANAS tersebut para anggota melalui dua komisi yang dibentuk juga bersama - sama merumuskan usulan dan rencana kerja untuk kepengurusan baru APLGI masa jabatan 2026 – 2030.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Jadi Ketum Baru APLGI, Budiarsa Sastrawinata Prioritaskan Sosialisasi Olahraga Golf
Klik Source

Thursday, May 28, 2026

Nova Pasang Target Lolos Sebagai Juara Grup pada Kualifikasi Piala Asia U-20

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia U-20 Nova Arianto menargetkan timnya menjadi juara grup pada babak kualifikasi Piala Asia U-20 2027 China. Status juara grup akan membuat lolos langsung tanpa perlu berhitung nilai tim dari grup lain.

Indonesia sebelumnya tergabung di Grup H bersama Australia, Malaysia, dan Laos yang akan bertindak sebagai tuan rumah kualifikasi. “Target kita adalah lolos Piala Asia (U-20 2027),” kata Nova di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Persaingan di Grup H diperkirakan berlangsung ketat. Australia datang dengan status juara bertahan setelah menjuarai edisi 2025. Sementara Malaysia memiliki pengalaman tampil di tiga final meski selalu gagal menjadi juara.

Indonesia sendiri pernah merasakan gelar juara turnamen ini pada 1961. Adapun Laos belum pernah mencapai final, dengan pencapaian terbaik mereka hanya menembus perempat final pada 1970.

“Grup yang pastinya sangat kompetitif dan kebetulan sama dengan lawan kami di AFF U-19,” ujar Nova.

Babak kualifikasi Piala Asia U-20 2027 menggunakan format baru dari Asian Football Confederation (AFC). Delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik akan lolos ke putaran final yang berlangsung di China pada 24 Maret hingga 10 April tahun depan.

AFC juga memperkenalkan sistem promosi dan degradasi pada kualifikasi kali ini. Tim terbawah dari grup utama akan turun ke Development Phase untuk edisi berikutnya.

Saat ini, persiapan Garuda Muda terus dimatangkan melalui turnamen ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 atau Piala AFF U-19 di Medan, Sumatera Utara. Indonesia yang berstatus tuan rumah dan juara bertahan berada di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


Nova Pasang Target Lolos Sebagai Juara Grup pada Kualifikasi Piala Asia U-20
Klik Source