Pages

Thursday, May 7, 2026

Final Liga Champions 2026: PSG dan Arsenal Berebut Torehkan Sejarah di Puskas Arena

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Final Liga Champions UEFA 2025/26 akan mempertemukan juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di Puskas Arena, Hungaria. Laga puncak ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026 waktu setempat atau Ahad, 31 Mei 2026 dini hari WIB.

PSG datang dengan ambisi mempertahankan gelar, mengikuti jejak Real Madrid yang pernah meraih tiga gelar beruntun pada 2016 sampai 2018. Sementara Arsenal memburu trofi Liga Champions pertama mereka setelah terakhir kali menjadi runner-up pada 2006.

Partai final akan dimulai pukul 18.00 CET atau tepat tengah malam WIB, lebih awal dibanding edisi sebelumnya, demi meningkatkan kenyamanan penonton serta efisiensi operasional pertandingan.

Puskas Arena menjadi sorotan sebagai tuan rumah. Stadion berkapasitas sekitar 67 ribu penonton ini baru kali pertama menggelar final kompetisi antarklub terelite Eropa. Sebelumnya, stadion ini sempat menjadi venue final Liga Europa 2023.

Nama stadion diambil dari legenda sepak bola Hungaria, Ferenc Puskas. Arena ini dikenal sebagai salah satu stadion modern dengan sentuhan arsitektur klasik, dibangun di lokasi stadion lama yang bersejarah.

Selain pertandingan utama, final Liga Champions 2026 juga akan dimeriahkan penampilan grup musik The Killers dalam acara pembukaan yang dipersembahkan oleh Pepsi. Ikon sepak bola dunia David Beckham turut ambil bagian dalam rangkaian acara tersebut.

Jika pertandingan berakhir imbang dalam waktu normal, laga akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu dan, bila diperlukan, adu penalti untuk menentukan juara.

Selain trofi ikonik setinggi 73,5 cm, pemenang juga akan mendapatkan tiket tampil di Piala Super UEFA 2026 serta tempat otomatis di Liga Champions musim berikutnya.

Final ini diprediksi menjadi panggung besar dua raksasa Eropa yang tengah berada di puncak performa, sekaligus membuka peluang lahirnya sejarah baru di sepak bola Benua Biru. 

Advertisement

Adblock test (Why?)


Final Liga Champions 2026: PSG dan Arsenal Berebut Torehkan Sejarah di Puskas Arena
Klik Source

Wednesday, May 6, 2026

Dihentikan PSG di Semifinal Liga Champions, Kompany Tegaskan Bayern akan Bangkit dan Coba Lagi

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Pelatih kepala Bayern Munchen Vincent Kompany berjabat tangan dengan pemainnya Michael Olise setelah pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Allianz Arena, Munchen, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Munchen ditahan imbang PSG 1-1 sehingga kalah agregat 5-6.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Klub elite Jerman Bayern Munchen harus mengubur mimpi ke final Liga Champions usai disingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan agregat tipis 6-5. Hasil imbang 1-1 pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Munchen, Kamis (7/5) dini hari WIB, tak cukup membalikkan keadaan setelah kekalahan 4-5 di leg pertama.

Pelatih Bayern Vincent Kompany mengakui hasil ini sulit diterima. Ia menilai laga berlangsung sangat ketat dan ditentukan oleh detail kecil.

“Kami mampu mengimbangi PSG. Pertandingan seperti ini ditentukan oleh momen-momen kecil. Babak pertama kami bagus, kami sering masuk ke area berbahaya, tetapi mereka bertahan dengan sangat baik,” ujar Kompany, dikutip dari laman resmi UEFA.

Ia tetap memuji energi dan semangat juang timnya meski gagal melangkah ke partai puncak. Kompany juga tak ragu mengakui kualitas lawan.

“PSG memiliki kualitas yang sangat tinggi, bahkan mungkin yang terbaik di Eropa dalam dua tahun terakhir. Selamat untuk mereka, tetapi kami akan mencoba lagi,” tegasnya.

Kekecewaan juga disampaikan kapten Bayern Manuel Neuer. Ia menilai timnya kurang tajam dalam penyelesaian akhir, meski memiliki sejumlah peluang.

“Kami tidak memiliki insting membunuh malam ini. Kami punya kesempatan untuk menang, tetapi tidak cukup tajam di kotak penalti. Gol kami datang terlambat,” kata Neuer.

Bek Jonathan Tah menyebut dua leg semifinal berjalan sangat ketat, tapi PSG lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Meski kecewa, ia tetap menilai performa Bayern patut diapresiasi.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Dihentikan PSG di Semifinal Liga Champions, Kompany Tegaskan Bayern akan Bangkit dan Coba Lagi
Klik Source