Pages

Thursday, June 18, 2026

Usai Tahan Imbang Spanyol, Kiper Tanjung Verde Dapat Kabar Bahagia Soal Ibunya

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Kiper Tanjung Verde Vozinha (kiri) beraksi melawan Mikel Oyarzabal dari Spanyol dalam pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 di Atlanta, AS, Senin (15/6/2026). Vozinha jadi pahlawan Tanjung Verde yang berhasil menahan imbang Spanyol 0-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kiper tim nasional Tanjung Verde Vozinha mendapat kabar bahagia beberapa hari setelah tampil gemilang menahan gempuran Spanyol pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026. Sang ibu, Ana Candida Evora, akhirnya memperoleh visa terbang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan langsung putranya bermain di panggung sepak bola terbesar ini.

Vozinha menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian pada laga perdana Tanjung Verde di Piala Dunia. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu tampil luar biasa saat membantu negaranya menahan imbang La Roja tanpa gol. Ia bahkan meraih penghargaan pemain terbaik di pertandingan tersebut.

Namun, di balik penampilan heroiknya, sosok dengan nama lengkap Josimar Jose Evora Dias menyimpan kesedihan. Sang ibu tidak dapat hadir di stadion karena terkendala proses visa dan biaya perjalanan. Seusai laga, ia terlihat emosional ketika menceritakan keluarganya yang hanya bisa menyaksikan laga dari rumah.

"Yang paling menyakitkan adalah ibu saya tidak bisa berada di sini untuk melihat saya bermain di Piala Dunia," kata Vozinha, seperti dikutip dari ITV, Kamis (18/6/2026).

Curhatan Vozinha mendapat perhatian luas. Pemimpin Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Hakeem Jeffries, menghubungi Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan meminta bantuan agar Ana Candida Evora dapat menghadiri pertandingan Tanjung Verde berikutnya.

Jeffries menilai seorang ibu tidak seharusnya kehilangan kesempatan menyaksikan anaknya mencatat sejarah di panggung dunia. Upaya itu membuahkan hasil setelah Departemen Luar Negeri AS mempercepat proses visa bagi Evora. Pejabat Departemen Luar Negeri AS menyatakan, tim visa di Praia telah berkomunikasi langsung dengan Evora untuk membantu seluruh proses keberangkatannya ke AS.

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi Vozinha yang tengah menikmati momen bersejarah bersama Tanjung Verde. Negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika itu untuk pertama kalinya tampil di putaran final Piala Dunia dan langsung mencuri perhatian setelah meraih satu poin dari Spanyol.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Usai Tahan Imbang Spanyol, Kiper Tanjung Verde Dapat Kabar Bahagia Soal Ibunya
Klik Source

Preview Meksiko vs Korea Selatan: El Tri Diuji Mental Pantang Menyerah Taeguk Warriors

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Pesepak bola Tim Nasional Meksiko Julian Quinones (atas) berselebrasi usai membobol gawang Tim Nasional Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Korea Selatan akan menghadapi tuan rumah Meksiko pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan dan kini memburu tiga poin yang bisa membawa mereka selangkah lebih dekat ke babak 16 besar.

Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menentukan di Grup A. Pemenang laga berpeluang besar menguasai puncak klasemen sekaligus membuka jalan menuju fase gugur.

Korea Selatan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko pada laga pembuka. Sempat tertinggal lebih dahulu, Taeguk Warriors bangkit melalui gol Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu untuk mengamankan tiga poin.

Pelatih Hong Myung-bo menilai kemenangan tersebut menunjukkan karakter kuat yang dimiliki timnya.

"Ini pertandingan pertama kami dan laga yang sangat sulit. Kemenangan itu sendiri membuat saya senang, tetapi yang lebih positif adalah para pemain mampu menang karena tidak pernah menyerah," kata Hong, dikutip dari ESPN, Kamis (18/6/2026).

Mantan kapten timnas Korea Selatan itu mengaku tetap yakin timnya mampu membalikkan keadaan meski sempat tertinggal.

"Saya tahu kami lebih dari mampu untuk memenangkan pertandingan. Saat skor 1-1, saya meminta para pemain tetap bermain seperti yang selama ini kami lakukan," ujarnya.

Mentalitas pantang menyerah menjadi senjata utama Korea Selatan menjelang laga di Guadalajara. Kemenangan atas Ceko memperpanjang catatan positif mereka menjadi tiga kemenangan beruntun.

Dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, Son Heung-min dan kawan-kawan mencatat enam kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Tren tersebut menunjukkan konsistensi yang mulai terbentuk di bawah arahan Hong.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Preview Meksiko vs Korea Selatan: El Tri Diuji Mental Pantang Menyerah Taeguk Warriors
Klik Source