Pages

Tuesday, March 3, 2026

Enam Wakil Indonesia Tampil pada Hari Pertama All England 2026 Sore Ini

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para pebulu tangkis Indonesia mulai beraksi pada hari pertama babak awal All England Open Badminton Championships 2026 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Selasa (3/3/2026). Turnamen level BWF World Tour Super 1000 ini bakal menghadirkan atmosfer istimewa, sekaligus ujian berat bagi wakil Merah-Putih.

Enam wakil Indonesia langsung berhadapan dengan lawan tangguh. Di sektor ganda campuran, pasangan Singapura-Indonesia Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuella Wodjaja akan menantang unggulan pertama asal China, Feng Yanzhe/Huang Dongping. Secara peringkat, duel ini menjadi tantangan besar. Kombinasi peringkat 190 dunia harus menghadapi pasangan nomor satu dunia.

Dari ganda putri, Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum kembali bersua unggulan ketiga Jia Yifan/Zhang Shuxian. Catatan pertemuan terakhir di China Masters 2025 menunjukkan dominasi pasangan China. Namun, All England kerap menghadirkan kejutan. Mental dan keberanian mengambil risiko akan menjadi kunci.

Sektor ganda putra menghadirkan laga menarik ketika Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang diunggulkan di posisi kelima ditantang pasangan Malaysia Ong Yew Sin/Theo Ee Yi. Secara peringkat, Fajar/Fikri lebih diunggulkan. Namun, kedua pasangan belum pernah bertanding membuat membuat laga ini terbuka.

Sementara, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana membawa modal positif saat menghadapi Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan dari Taiwan. Rekor pertemuan 3-0 menjadi suntikan kepercayaan diri. Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani akan mencoba membalas kekalahan dari Mia Blichfeldt pada final Hylo Open 2025.

Tak ketinggalan, pasangan muda Raymond Indra/Nicolaus Joaquin juga berpeluang melanjutkan tren positif saat menghadapi wakil Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Modal kemenangan di Korea Open 2025 menjadi bekal berharga.

Jadwal wakil Indonesia pada babak 32 Besar All England 2026 Selasa, 3 Maret 2026, mulai pukul 17.00 WIB:

Court 1

Match 1 – XD

Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuella Wodjaja (SGP/INA)

vs Feng Yanzhe/Huang Dongping [1] (CHN)

Rank: 190 vs 1

Rekor pertemuan: 0-0

Match 4 – WD

Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum (INA)

vs Jia Yifan/Zhang Shuxian [3] (CHN)

Rank: 28 vs 3

Rekor: 0-1

Pertemuan terakhir: R16 China Masters 2025, Jia/Zhang menang 21-12, 21-19 (43 menit)

Match 7 – MD

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri [5] (INA)

vs Ong Yew Sin/Theo Ee Yi (MAS)

Rank: 5 vs 33

Rekor: 0-0

Court 2

Match 1 – MD

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (INA)

vs Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (TPE)

Rank: 14 vs 15

Rekor: 3-0

Pertemuan terakhir: R16 BAC 2025, Leo/Bagas menang 21-11, 19-21, 21-11 (48 menit)

Match 7 – WS

Putri Kusuma Wardani [6] (INA)

vs Mia Blichfeldt (DEN)

Rank: 6 vs 18

Rekor: 1-2

Pertemuan terakhir: Final Hylo Open 2025, Mia menang 21-11, 7-21, 21-12 (59 menit)

Court 4

Match 6 – MD

Raymond Indra/Nicolaus Joaquin (INA)

vs Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (KOR)

Rank: 17 vs 16

Rekor: 1-0

Pertemuan terakhir: QF Korea Open 2025, Raymond/Joaquin menang 21-14, 21-11 (40 menit)

Adblock test (Why?)


Enam Wakil Indonesia Tampil pada Hari Pertama All England 2026 Sore Ini
Klik Source

PSSI Akselerasi Penambahan SDM Pelatih: 2.500 Peserta di Jabar Siap Pecahkan Rekor MURI

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Anak-anak berlatih sepak bola (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunjuk Provinsi Jawa Barat sebagai pilot project nasional dalam program percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) kepelatihan.

Melalui inisiatif ini, sebanyak 2.500 pelatih akan mengikuti pelatihan lisensi D secara serentak di 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat pada awal Mei 2026, yang diproyeksikan bakal memecahkan rekor MURI.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, langkah ini merupakan fondasi vital bagi masa depan sepak bola Indonesia. "Kami ingin membangun sepak bola berkualitas dari akar rumput. Jawa Barat adalah titik awal, dan saya berharap PSSI di provinsi lain segera mengikuti langkah serupa guna memastikan standar kepelatihan yang mumpuni di seluruh pelosok daerah," kata Erick dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026).

Hanya dalam waktu satu minggu sejak diumumkan dalam pertemuan anggota PSSI Jawa Barat, tercatat sebanyak 1.260 peserta telah resmi mendaftar dari 16 wilayah awal. Pendaftaran masih terus dibuka hingga kuota terpenuhi atau selambat-lambatnya pada

31 Maret 2026.

Tingginya minat peserta menunjukkan kesadaran kolektif bahwa kualitas kepelatihan adalah kunci, bukan sekadar kuantitas. Hal ini direspons positif oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di tingkat Kabupaten/Kota yang memberikan dukungan penuh berupa fasilitas lapangan dan ruang kelas secara gratis.

Selain mendapatkan kurikulum resmi PSSI dan perlengkapan standar pelatihan, setiap peserta juga akan dibekali kaus serta bola Adidas ukuran 4 dari PSSI. Peralatan ini diberikan untuk mendukung para pelatih saat mereka kembali ke daerah masing-masing untuk membina bibit-bibit muda.

Sinergitas antara Pemerintah Daerah, semangat PSSI tingkat Kabupaten/Kota, serta antusiasme para pegiat sepakbola di Jawa Barat diharapkan menjadi pemicu kebangkitan kualitas sepak bola nasional yang dimulai dari pinggir lapangan.

Berikut rincian pendaftar sementara pelatihan lisensi D pelatih sepak bola di Jabar:

1. Kabupaten Tasikmalaya = 120

2. Kota Bandung = 120

3. Kota Cimahi = 90

4. Kab Bandung = 60

5. Kab. Bandung Barat = 60

6. Kab. Sukabumi = 90

7. Kab. Subang = 90

8. Kab. Sumedang = 90

9. Kab. Majalengka = 90

10. Kota Tasikmalaya = 60

11. Kab. Karawang = 60

12. Kab. Bekasi = 60

13. Kab. Bogor = 60

14. Kota Depok = 90

15. Kota Cirebon = 60

16. Kota Cianjur = 60

Advertisement

Adblock test (Why?)


PSSI Akselerasi Penambahan SDM Pelatih: 2.500 Peserta di Jabar Siap Pecahkan Rekor MURI
Klik Source