Pages

Sunday, July 5, 2026

Neymar Menangis Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Akhiri Karier Bersama Tim Samba

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Pemain Brasil Neymar dipeluk rekan timnya seusai laga melawan Norwegia dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Brasil dan Norwegia di New Jersey, AS, Senin (6/7/2026) WIB. Norwegia mengalahkan Brasil dengan skor 2-1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang Brasil Neymar mengisyaratkan bahwa perjalanan panjangnya bersama tim nasional telah berakhir setelah Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akibat kekalahan 1-2 dari Norwegia di Stadion Metlife, New Jersey, Senin (6/7/2026) WIB.

Pemain berusia 34 tahun itu mencetak satu-satunya gol Brasil melalui eksekusi penalti pada injury time. Namun, dua gol Erling Haaland memastikan Norwegia melangkah ke perempat final sekaligus mengakhiri langkah Brasil lebih cepat dari yang diperkirakan.

Kekalahan tersebut menjadi kegagalan paling awal Brasil pada babak gugur di Piala Dunia sejak edisi 1990.

Sesaat setelah peluit panjang berbunyi di Stadion MetLife, Neymar tampak terjatuh ke rumput sambil menangis. Ia kemudian mendapat pelukan dan dukungan dari rekan-rekan setimnya.

"Saya sudah berusaha, saya sudah berusaha. Sekarang semuanya sudah berakhir. Saya memulai di sini, saya mengakhiri di sini," kata Neymar kepada Globo dengan penuh emosi.

Neymar melakoni debut bersama timnas Brasil dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat di Stadion MetLife pada Agustus 2010. Pada pertandingan itu pula ia mencetak gol internasional pertamanya.

Ia diperkirakan akan mengakhiri karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan koleksi 80 gol, melampaui legenda Pele yang mencetak 77 gol.

Gol penalti yang dicetaknya ke gawang Norwegia juga membuat Neymar menyamai rekor Pele sebagai pemain Brasil yang mampu mencetak gol pada empat edisi Piala Dunia berbeda.

Selain itu, Neymar telah mencatatkan 130 penampilan bersama Selecao, terbanyak kedua sepanjang sejarah Brasil setelah Cafu yang mengoleksi 142 pertandingan.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Neymar tidak tampil maksimal karena masih dibayangi cedera betis kanan yang berkepanjangan. Ia hanya bermain dalam dua dari lima pertandingan Brasil, yakni tampil sekitar 15 menit saat menghadapi Skotlandia pada fase grup dan masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 ketika menghadapi Norwegia pada babak 16 besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, peran Neymar bersama Brasil memang kerap terganggu oleh cedera. Kini, tim Samba diperkirakan memasuki era baru dengan memberi ruang lebih besar kepada generasi muda untuk memimpin tim.

Adblock test (Why?)


Neymar Menangis Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Akhiri Karier Bersama Tim Samba
Klik Source

Meksiko Incar Sejarah, Inggris Siap Hadapi Atmosfer Panas Azteca

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Tim Meksiko merayakan kelolosan ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ekuador 2-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Meksiko melawan Inggris diperkirakan berlangsung panas. Kedua tim sama-sama menatap laga di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB, dengan optimisme tinggi. Meksiko ingin mengukir sejarah, sedangkan Inggris siap menghadapi atmosfer yang dipastikan memihak El Tri.

Pelatih Meksiko Javier Aguirre menyebut pertandingan melawan Inggris akan menjadi salah satu laga paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola negaranya. El Tri hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyamai pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia, yakni menembus babak perempat final seperti saat menjadi tuan rumah pada 1970 dan 1986.

"Sepanjang sejarah sepak bola Meksiko sudah banyak pertandingan bersejarah, dan laga ini akan menjadi salah satunya," ujar Aguirre, dikutip dari laman resmi FIFA.

Kepercayaan diri Meksiko juga ditopang rekor impresif di Stadion Azteca. Stadion yang berada sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut itu menjadi benteng yang sulit ditembus lawan. Dalam 10 pertandingan Piala Dunia di stadion tersebut, El Tri belum pernah menelan kekalahan. Di ajang kompetitif secara keseluruhan, Meksiko hanya kalah dua kali dari 89 pertandingan di Azteca.

Meski demikian, Aguirre tidak memandang sebelah mata kekuatan Inggris. Menurut dia, tim asuhan Thomas Tuchel memiliki fleksibilitas taktik yang membuat mereka sulit diprediksi.

"Mereka bisa bermain dengan dua pendekatan berbeda. Dulu mereka sangat cepat dan langsung menekan lawan. Sekarang mereka masih bisa melakukan itu, tetapi jika tidak berhasil, mereka mampu mengubah pendekatan permainan," kata pelatih berusia 67 tahun tersebut.

Gelandang Meksiko Alvaro Fidalgo juga menyambut antusias duel melawan salah satu favorit juara itu. Pemain Real Betis tersebut menilai laga di Azteca akan menjadi salah satu pertandingan terbesar dalam kariernya.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Meksiko Incar Sejarah, Inggris Siap Hadapi Atmosfer Panas Azteca
Klik Source