Pages

Tuesday, July 28, 2026

Indonesia Gelar Jetsports Grand Prix 2026, Langkah Awal Menuju Kejuaraan Dunia

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Dari kiri: Direktur Limasatu Kreatif Eka Nugraha, atlet jetski Aero Aswar, Ketua Umum IJBA Syaiful Aswar, atlet jetski Aqsa Aswar, dan Sekjen IJBA Rinaldi Duyo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia resmi meluncurkan Indonesia International Jetsports Grand Prix (IGP) 2026, kejuaraan jetsports bertaraf internasional yang akan digelar di Jetski Academy Indonesia, Ancol, Jakarta, pada 2-6 Desember 2026. Ajang ini diproyeksikan menjadi pijakan menuju Indonesia Jetsports World Series (IJWS) 2027 sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat olahraga jetsports di kawasan Asia-Pasifik.

Peluncuran IGP 2026 diumumkan dalam acara Press Release & Media Gathering yang digelar Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA) di Jakarta, Selasa (28/7/2026). Kejuaraan ini akan mempertemukan para pembalap jetski terbaik dunia dalam kompetisi berstandar internasional.

Perubahan nama kejuaraan menjadi Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026 serta penyesuaian jadwal pelaksanaan merupakan hasil kesepakatan Presiden International Jet Sports Boating Association (IJSBA) Scott Frazier dan Presiden IJBA Syaiful Aswar. Jadwal baru dipilih agar tidak berbenturan dengan kalender kejuaraan dunia lainnya.

Selain memberi ruang bagi lebih banyak pembalap dan tim internasional untuk berpartisipasi, perubahan jadwal juga memberikan waktu persiapan yang lebih panjang, termasuk untuk pengiriman logistik dari berbagai negara menuju Indonesia.

IGP 2026 akan menggelar delapan nomor perlombaan di Jetski Academy Indonesia, Ancol. Fasilitas tersebut dinilai telah memenuhi standar internasional untuk mendukung kebutuhan atlet, tim, sponsor, media, hingga wisatawan selama kejuaraan berlangsung.

Ketua Panitia IGP 2026 Aero Aswar mengatakan, kejuaraan ini menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan Indonesia Jetsports World Series mulai 2027.

"Melalui kejuaraan ini, kami ingin membangun kalender kompetisi internasional yang berkelanjutan, menghadirkan pembalap terbaik dunia ke Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga jetsports internasional di kawasan Asia-Pasifik," ujarnya.

Mulai 2027, IJBA akan menghadirkan Indonesia Jetsports World Series sebagai rangkaian kejuaraan tahunan. Dalam format tersebut, Indonesia International Jetsports Grand Prix akan menjadi salah satu seri utama yang mempertemukan pembalap dari berbagai benua dalam satu kalender kompetisi.

Ketua Umum IJBA Syaiful Aswar menjelaskan, perubahan jadwal ke Desember juga dipengaruhi penundaan kejuaraan dunia di Thailand hingga Januari 2027 karena masa berkabung keluarga kerajaan. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi keuntungan bagi Indonesia karena memiliki waktu persiapan lebih matang.

Syaiful menilai Indonesia menjadi salah satu motor penggerak perkembangan jetsports di kawasan Asia. Meski Thailand masih unggul berkat dukungan pemerintah yang kuat, sejumlah negara seperti Vietnam, Filipina, Kamboja, dan China juga mulai serius mengembangkan olahraga tersebut.

Pembalap Indonesia Aqsa Aswar berharap IGP 2026 dapat berlangsung sukses sekaligus menghadirkan prestasi bagi Merah Putih. IJBA pun optimistis kejuaraan ini akan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, ekonomi kreatif, hingga memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Adblock test (Why?)


Indonesia Gelar Jetsports Grand Prix 2026, Langkah Awal Menuju Kejuaraan Dunia
Klik Source

Monday, July 27, 2026

Timnas Indonesia tak Gunakan Pesawat Charter, Naik Garuda ke Thailand untuk Lawan Timor Leste

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Pesepak bola Timnas Indonesia Sandy Walsh (kiri) bersama pesepak bola lainnya mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (26/7/2026). Timnas Indonesia menjalani latihan menjelang laga Indonesia melawan Kamboja sebagai pembuka Grup A ASEAN Championship atau AFF 2026 yang akan berlangsung Senin (27/7) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan perhatian terhadap kondisi fisik pemain menjadi salah satu prioritas Timnas Indonesia sepanjang menjalani Piala AFF 2026. Karena itu, ia menilai proses perjalanan menuju laga tandang harus tetap mendukung pemulihan para pemain.

Erick meluruskan kabar yang menyebut Timnas Indonesia akan menggunakan pesawat charter saat bertandang menghadapi Timor Leste. Menurut dia, skuad Garuda tidak memakai pesawat khusus, melainkan memesan kursi dalam jumlah besar dengan dukungan Garuda Indonesia. Ia mengapresiasi dukungan maskapai nasional tersebut.

"Yang terpenting bukan jenis pesawat yang digunakan, melainkan bagaimana kondisi pemain tetap terjaga karena Indonesia masih harus menghadapi pertandingan penting melawan Vietnam," kata Erick.

Indonesia akan menghadapi Timor Leste di Chonburi Municipality Stadium, Thailand, Jumat (31/7/2026) pukul 17.00 WIB. Timor Leste menggunakan Thailand sebagai markas sementara.

Selain itu, Erick menyambut positif penggunaan Video Assistant Referee (VAR) secara penuh pada Piala AFF 2026. Menurut dia, Indonesia sudah lebih dahulu menerapkan VAR di kompetisi domestik sehingga teknologi tersebut akan membantu meningkatkan kualitas pertandingan di kawasan Asia Tenggara.

Erick juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala AFF di luar kalender FIFA Matchday merupakan keputusan AFF. Karena itu, sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri tidak selalu bisa memperkuat tim nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Erick mengapresiasi percepatan renovasi Stadion Pakansari yang sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian atap. "Saya sangat mengapresiasi hal tersebut. Mudah-mudahan pemerintah daerah lainnya juga memiliki kepedulian yang sama terhadap pengembangan sepak bola Indonesia," ujarnya.

Menurut Erick, pembangunan sepak bola nasional membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, klub, PSSI, hingga seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap Stadion Pakansari yang kini semakin baik dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan sepak bola nasional dan menjadi markas klub profesional pada masa mendatang.

Adblock test (Why?)


Timnas Indonesia tak Gunakan Pesawat Charter, Naik Garuda ke Thailand untuk Lawan Timor Leste
Klik Source