Pages

Friday, March 13, 2026

Rafa Abdurahman Bersyukur Jalani TC Timnas U-20 di Surabaya

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Rafa Abdurrahman bersyukur jalani TC Timnas U-20 di Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA, – Pemain debutan Tim Nasional Indonesia U-20, Rafa Raditya Abdurahman, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) bersama skuad Garuda Muda di Surabaya. Latihan ini digelar di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Rafa menyatakan, "Alhamdulillah bisa dipercaya sama Coach Nova. Rafa sendiri cuma kasih yang terbaik di liga, kalau bisa dipanggil tim nasional itu bonus. Kalau sudah dipanggil, pasti kasih yang terbaik," ujarnya kepada wartawan setelah sesi latihan.

Dalam dua pekan pertama TC, para pemain mulai diperkenalkan dengan filosofi permainan yang diterapkan di tim nasional. Filosofi ini diselaraskan dengan konsep yang berlaku di tim senior maupun kelompok usia lainnya.

"Di awal dua minggu ini kami diperkenalkan filosofi tim senior, jadi dari tim senior ke U-20 itu sama. Coach Nova kasih cara defending, cara attacking, dan ada juga latihan fisik di gym," tambah Rafa yang saat ini bermain untuk Persija Jakarta.

Pola latihan di bawah arahan pelatih kepala Nova Arianto menuntut pemain untuk bekerja keras dan disiplin. Rafa menilai, pelatih mengharapkan pemain yang agresif dan serius dalam memanfaatkan kesempatan, mengingat banyak pemain lain yang juga ingin bergabung dengan tim nasional.

"Coach Nova mau pemain yang agresif dan mau kerja. Dia tidak mau pemain yang hanya bercanda atau buang-buang waktu di sini," ujarnya.

Rafa juga menegaskan bahwa ia tidak merasa terbebani dengan latar belakang keluarganya, termasuk sang ayah, Maman Abdurahman, yang dikenal sebagai mantan pemain timnas. Fokus utamanya adalah menunjukkan kemampuan terbaik selama TC bersama Timnas U-20.

"Kalau Rafa sih tidak ada beban. Yang penting kasih yang terbaik saja di lapangan," tuturnya menambahkan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


Rafa Abdurahman Bersyukur Jalani TC Timnas U-20 di Surabaya
Klik Source

KONI Dukung Menpora Berantas Kekerasan Seksual, Pelaku Dilarang Terlibat Selamanya di Olahraga

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Menpora Erick Thohir (kiri), atlet kickboxing Jawa Timur Viona Amalia Adinda Putri (tengah), dan Ketua Umum KONI Marciano Norman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam memberantas kekerasan seksual di lingkungan olahraga nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Marciano saat mendampingi Menpora Erick Thohir menerima atlet kickboxing Jawa Timur, Viona Amalia Adinda Putri, yang menjadi korban dugaan kekerasan seksual oleh pelatihnya. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Viona menyampaikan pengaduan sekaligus meminta perlindungan atas intimidasi yang ia alami setelah berani mengungkap kasus pelecehan seksual tersebut melalui media sosial.

Marciano menegaskan, KONI Pusat mendukung penuh kebijakan Menpora untuk membersihkan dunia olahraga dari praktik kekerasan seksual yang mencoreng nilai-nilai sportivitas dan pembinaan atlet.

“KONI Pusat mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kita harus melawan kasus-kasus seperti ini. Tidak boleh ada pelatih atau pihak dalam pembinaan olahraga prestasi yang melakukan pelanggaran, apalagi pelecehan seksual. Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita,” kata Marciano.

Ia juga berharap proses hukum berjalan tegas dan transparan. Jika terduga pelaku terbukti bersalah, Marciano menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak boleh lagi terlibat dalam aktivitas olahraga.

“Saya harapkan ke depannya pelaku-pelaku seperti ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga apa pun,” ujarnya.

Langkah tegas pemerintah dan organisasi olahraga ini diharapkan menjadi momentum memperkuat perlindungan bagi atlet, sekaligus memastikan lingkungan olahraga Indonesia aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Advertisement

Adblock test (Why?)


KONI Dukung Menpora Berantas Kekerasan Seksual, Pelaku Dilarang Terlibat Selamanya di Olahraga
Klik Source