Pages

Sunday, March 22, 2026

Tampil Impresif, Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Start dari P4 di Moto3 GP Brasil

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, GOIANIA -- Pembalap muda asal Indonesia Veda Ega Pratama mengamankan posisi start dari posisi keempat pada sesi kualifikasi Moto3 Grand Prix Brasil di Sirkuit Goiania, Ahad (22/3/2026) dini hari WIB, dengan catatan waktu terbaik dari dua sesi. Torehan waktu yang ditorehkan pembalap Honda Team Asia tersebut menunjukkan konsistensi performa sejak sesi latihan bebas hingga babak penentuan posisi start dengan membukukan waktu terbaik satu menit 26,506 detik atau terpaut 0,265 detik dari peraih pole position, Joel Esteban.

Perjalanan Veda di sirkuit Goianaia dimulai dengan hasil impresif pada sesi latihan bebas pertama (FP1) dengan menempati posisi kedelapan. Pada sesi tersebut, dia mengunci selisih waktu +1,673 detik dari Brian Uriarte yang memimpin di posisi pertama. Performa pembalap asal Gunungkidul tersebut semakin tajam pada sesi latihan kedua dengan menembus posisi tiga besar. Veda hanya terpaut tipis 0,050 detik dari pembalap tercepat di sesi latihan, yang sekaligus memastikan langkahnya langsung menuju kualifikasi kedua (Q2).

Pada sesi FP2 yang berlangsung dalam kondisi lintasan kering, Veda menempati posisi ke-12. Ia menajamkan catatan waktunya menjadi 1 menit 28,030 detik sebelum akhirnya meledak di sesi kualifikasi utama.

Sesi kualifikasi Moto3 Brasil sendiri berlangsung di bawah cuaca cerah berawan dengan suhu udara mencapai 31 derajat Celcius. Kondisi lintasan ini didapati setelah sebelumnya sesi kualifikasi Moto3 dan Koto2 sempat ditunda karena hujan deras yang mengguyur lintasan.

Joel Esteban dari tim Level UP - MTA berhasil merebut posisi start terdepan setelah mencatatkan waktu 1 menit 26,241 detik. Di belakangnya, Valentin Perrone dan Hakim Danish melengkapi baris depan di posisi kedua dan ketiga.

Veda akan memulai balapan dari baris kedua, tepat di depan Marco Morelli dan Brian Uriarte. Keberhasilan menempati posisi keempat ini menjadi peningkatan awal mula balapan bagi Veda setelah pada seri sebelumnya di GP Thailand mengamankan start posisi kelima.

Selisih waktu antara Veda dan penghuni posisi ketiga Hakim Danish yang merupakan rivalnya sejak di RedBull Rookies Cup hanya terpaut sangat tipis yakni 0,058 detik.

Posisi start Moto3 Grand Prix Brasil 2026:

1. Joel Esteban (LEVEL UP - MTA) – 01:26.241

2. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 01:26.447

3. Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI) – 01:26.448

4. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 01:26.506

5. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 01:26.560

6. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – 01:26.835

7. Joel Kelso (GRYD - MLav Racing) – 01:26.967

8. Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) – 01:26.970

9. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) – 01:26.990

10. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 01:27.000

11. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 01:27.013

12. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 01:27.036

13. Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse) – 01:27.041

14. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 01:27.044

15. Zen Mitani (Honda Team Asia) – 01:27.061

16. Guido Pini (Leopard Racing) – 01:27.171

17. Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse) – 01:28.131

18. Cormac Buchanan (CODE Motorsports) – 01:28.502.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Tampil Impresif, Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Start dari P4 di Moto3 GP Brasil
Klik Source

Saturday, March 21, 2026

Indonesia Puasa Final di Orleans Masters 2026, Leo/Bagas Susul Rachel/Febi Tersingkir

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Ganda putra Leo Rolly CarnandoBagas Maulana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Harapan Indonesia untuk meraih gelar di Orleans Masters 2026 pupus setelah seluruh wakilnya gagal melangkah ke partai final. Teranyar, ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus mengakui keunggulan pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi pda babak semifinal di Palais des Sports, Orleans, Prancis, Sabtu (21/3/2026).

Sebelumnya, langkah Indonesia sudah lebih dulu terhenti di sektor ganda putri setelah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum gagal menembus final. Kekalahan Leo/Bagas pun memastikan Merah Putih tanpa wakil di laga puncak turnamen tersebut.

Dalam pertandingan semifinal, Leo/Bagas takluk dua gim langsung dengan skor 19-21, 10-21. Meski sempat memberikan perlawanan sengit di gim pertama, mereka gagal menjaga konsistensi permainan.

Leo Rolly Carnando menilai laga berjalan cukup berimbang, namun lawan tampil lebih disiplin dan minim kesalahan. “Secara permainan kami merasa hari ini berimbang, tapi mereka sangat safe sementara kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Leo.

Ia juga mengungkapkan strategi lawan yang terus menekan dari belakang membuat pola permainan mereka tidak berkembang. Hal itu berdampak pada pembagian peran di lapangan yang menjadi kurang efektif.

“Hasil yang belum maksimal pastinya, setelah ini kami akan evaluasi dengan pelatih,” katanya.

Sementara itu, Bagas Maulana menyesalkan kegagalan memanfaatkan momentum di gim pertama. Setelah mampu menyamakan skor menjadi 19-19, justru kesalahan sendiri di poin-poin krusial membuat mereka kehilangan gim tersebut.

“Sebenarnya ada peluang di gim pertama, tapi saya terburu-buru dan malah tiga kali melakukan kesalahan sendiri,” ujar Bagas.

Hasil ini menjadi catatan penting bagi tim Indonesia untuk berbenah, terutama dalam menjaga ketenangan dan konsistensi di momen penentuan. 

Advertisement

Adblock test (Why?)


Indonesia Puasa Final di Orleans Masters 2026, Leo/Bagas Susul Rachel/Febi Tersingkir
Klik Source