Pages

Tuesday, June 2, 2026

Atlanta Sambut Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stadion Mercedes-Benz di Atlanta, Amerika Serikat, menjadi salah satu venue utama yang akan menggelar pertandingan Piala Dunia FIFA 2026, termasuk satu partai semifinal. Stadion modern yang dibuka pada 2017 itu akan menjadi tuan rumah delapan pertandingan sepanjang turnamen.

Berdasarkan informasi dari FIFA, stadion berkapasitas sekitar 75 ribu penonton tersebut akan menggunakan nama Stadion Atlanta selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Penyesuaian nama itu dilakukan karena regulasi FIFA terkait hak komersial dan sponsor turnamen.

Stadion Mercedes-Benz dikenal sebagai salah satu arena olahraga paling modern di Amerika Serikat. Bangunan setinggi lebih dari 91 meter itu dilengkapi atap buka-tutup serta layar video melingkar 360 derajat atau "halo board" yang menjadi salah satu yang pertama di dunia. Stadion ini juga mendapat reputasi sebagai salah satu arena olahraga paling ramah lingkungan di dunia.

Selain menjadi tuan rumah berbagai pertandingan sepak bola, stadion tersebut juga digunakan untuk cabang olahraga American football. Arena ini menjadi markas klub Atlanta United FC yang berkompetisi di Major League Soccer, serta tim Atlanta Falcons dari National Football League.

Rekam jejak stadion ini sebagai penyelenggara ajang besar juga cukup panjang. Stadion Mercedes-Benz pernah menjadi lokasi pertandingan Super Bowl LIII, laga MLS All-Star Game, final College Football Playoff National Championship, berbagai pertandingan persahabatan internasional, hingga konser sejumlah musisi dunia.

Sebelum menjadi salah satu arena Piala Dunia 2026, stadion ini lebih dulu dipercaya menggelar enam pertandingan Piala Dunia Antarklub 2025. Enam pertandingan tersebut terdiri atas tiga laga fase grup, dua pertandingan babak 16 besar, dan satu laga perempat final yang mempertemukan Paris Saint-Germain melawan Bayern Munchen.

Pada Piala Dunia 2026, Stadion Mercedes-Benz akan menggelar lima pertandingan fase grup, satu laga babak 32 besar, satu pertandingan babak 16 besar, dan satu partai semifinal. Sejumlah tim yang dijadwalkan tampil di stadion ini antara lain Spanyol, Maroko, Arab Saudi, Afrika Selatan, dan Uzbekistan.

Pertandingan pertama yang digelar di stadion ini adalah laga Grup H antara Spanyol dan Tanjung Verde pada 15 Juni 2026. Sementara pertandingan terakhir akan menjadi laga semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026.

Delapan pertandingan Piala Dunia 2026 yang dimainkan di Stadion Mercedes Benz atau Stadion Atlanta:

Grup A

Kamis, 18 Juni pukul 23.00 WIB, Ceko vs Afrika Selatan

Grup C

Kamis, 25 Juni pukul 05.00 WIB, Maroko vs Haiti

Grup H

Senin, 15 Juni pukul 23.00 WIB, Spanyol vs Tanjung Verde

Ahad, 21 Juni pukul 23.00 WIB, Spanyol vs Arab Saudi

Grup K

Ahad, 28 Juni pukul 06.30 WIB, RD Kongo vs Uzbekistan

Babak 32 besar

Rabu, 1 Juli pukul 23.00 WIB, Juara Grup L vs Peringkat tiga Grup E/H/I/J/K

Babak 16 besar

Selasa, 7 Juli pukul 23.00 WIB, Pemenang laga ke-86 (Juara Grup J vs Peringkat kedua Grup H) vs Pemenang laga ke-88 (Peringkat kedua Grup D vs Peringkat ketiga Grup G)

Semifinal

Kamis, 16 Juli pukul 02.00 WIB, Pemenang laga ke-99 vs Pemenang laga ke-100.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Atlanta Sambut Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz
Klik Source

Alwi Tekuk Unggulan 10 Lakshya Sen, Tantang Jonatan Christie pada Babak Kedua Indonesia Open

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alwi Farhan mengawali langkahnya di Indonesia Open 2026 dengan meyakinkan. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu menundukkan unggulan kesepuluh asal India Lakshya Sen dua gim langsung 21-19, 21-16 pada babak pertama di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi obat kekecewaan setelah Alwi gagal melangkah ke final Singapore Open pekan lalu. Bermain di hadapan publik sendiri, wakil Merah Putih itu tampil cukup tenang saat menghadapi perlawanan Lakshya yang dikenal memiliki permainan agresif.

Usai pertandingan, Alwi mengaku selalu menikmati atmosfer Istora yang menurutnya memiliki energi berbeda dibanding arena-arena lain. "Selalu senang, bangga, seru, bisa bermain kembali di Istora. Suatu hal yang saya rindukan," ujar Alwi.

Meski meraih kemenangan, Alwi mengakui kondisi fisiknya belum berada dalam level terbaik. Jadwal padat yang mengharuskannya tampil dalam dua turnamen beruntun membuat tenaga dan mentalnya cukup terkuras. Namun, ia berusaha mengesampingkan kelelahan demi menjaga peluang melangkah jauh di turnamen level Super 1000 tersebut.

"Secara fisik dan mental pasti capek, tapi saya tadi mencoba mendorong diri saya lagi agar keinginan menangnya lebih besar," kata Alwi. Dukungan penonton yang memadati Istora juga disebutnya menjadi tambahan motivasi untuk terus memberikan performa terbaik.

Pada babak kedua, Alwi sudah ditunggu unggulan kelima sekaligus senior yang dihormatinya Jonatan Christie. Duel sesama wakil Indonesia itu dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang menyita perhatian publik tuan rumah. Alwi berharap siapa pun pemenangnya nanti mampu melangkah hingga meraih gelar juara Indonesia Open tahun ini.

Sementara itu, hasil berbeda dialami ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Pasangan yang sempat menjuarai Thailand Open 2026 tersebut harus angkat koper lebih awal setelah dikalahkan wakil Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dengan skor 16-21, 21-13, 19-21.

Leo menilai kekalahan itu tidak lepas dari permainan mereka yang terlalu terburu-buru, terutama saat berada dalam posisi unggul. Menurut dia, lawan berhasil mengubah tempo pertandingan sehingga membuat mereka kesulitan mempertahankan ritme permainan.

"Di seluruh gim tadi mungkin bermain terburu-buru. Saat unggul harusnya terus menekan, tetapi mereka bisa mengubah tempo permainan," ujarnya.

Daniel juga mengakui pasangan Indonesia terlalu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan di lapangan. Kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan kedua secara beruntun setelah mereka juga tersingkir pada babak pertama Malaysia Masters 2026. Leo/Daniel bertekad menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi agar bisa kembali tampil lebih baik pada turnamen-turnamen berikutnya.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Alwi Tekuk Unggulan 10 Lakshya Sen, Tantang Jonatan Christie pada Babak Kedua Indonesia Open
Klik Source