Pages

Thursday, March 12, 2026

Di Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Ajak Stakeholder Olahraga Bersatu Demi Prestasi Indonesia

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Menpora Erick Thohir (tengah) dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional untuk menjaga persatuan demi kemajuan prestasi Indonesia. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri perayaan hari ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Erick menegaskan, kemajuan olahraga nasional hanya dapat tercapai jika seluruh elemen yang terlibat mampu bekerja bersama tanpa terjebak pada perbedaan kepentingan.

“Kalau kita mau olahraga kita maju, ya kita tak boleh cari perbedaan,” kata Erick dalam sambutannya.

Menurut dia, setiap stakeholder dalam ekosistem olahraga memang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Namun, perpecahan atau ketidaksinkronan justru akan merugikan atlet dan masyarakat luas.

“Semua ada tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Nanti kalau terpecah, yang menjadi korbannya atlet dan masyarakat,” ujarnya.

Erick juga menyampaikan, pemerintah terus menjajaki berbagai kerja sama internasional untuk memperkuat sistem olahraga dan kepemudaan di Indonesia.

Salah satu kerja sama yang tengah dijajaki adalah dengan Malaysia terkait skema dana pensiun bagi atlet. Selain itu, pemerintah juga menjalin kolaborasi dengan Prancis untuk pengembangan program kepemudaan dan olahraga.

Lebih lanjut, Erick menyoroti pentingnya sinkronisasi program dan agenda olahraga nasional agar berjalan lebih terarah. Ia menilai penyusunan kalender olahraga yang jelas menjadi kunci agar seluruh pihak dapat mempersiapkan diri secara optimal menghadapi berbagai ajang internasional.

“Kita harus menyusun agenda yang jelas, kapan PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade, supaya semua bisa berjalan dengan selaras,” kata Erick.

Melalui koordinasi yang lebih kuat dan agenda yang terencana, Erick berharap ekosistem olahraga Indonesia semakin solid serta mampu mendorong prestasi atlet di berbagai level kompetisi dunia.

“Olahraga kita harus menjadi duta bangsa dan mencerminkan kedigdayaan. Hal itu bisa berjalan jika kita kompak,” ujarnya.

Advertisement

Adblock test (Why?)


Di Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Ajak Stakeholder Olahraga Bersatu Demi Prestasi Indonesia
Klik Source

Wednesday, March 11, 2026

Cerita Indah Bodo/Glimt di Liga Champions Berlanjut, Bekuk Sporting 3-0 pada Leg Pertama 16 Besar

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Ole Didrik Blomberg (kanan) dari Bodo/Glimt mencetak gol ke gawang Sporting CP dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Aspmyra, Bodo, Norwegia, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bodo/Glimt kembali menunjukkan bahwa kandang mereka bukan tempat ramah bagi klub-klub besar Eropa. Bermain di lapangan sintetis Stadion Aspmyra yang berada di dalam Lingkaran Arktik, wakil Norwegia itu menundukkan Sporting Lisbon 3-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

Ini merupakan kemenangan kelima beruntun bagi Bodo di pentas Eropa. Sebelumnya, Bodo menyikat Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan. Nama terakhir menyerah dua kali.

Kemenangan ini membuat Bodo/Glimt berada di jalur mulus menuju perempat final. Sporting kini menghadapi tugas berat saat menjamu leg kedua di Lisbon pekan depan.

Tim tamu sebenarnya sempat mendapat peluang lebih dulu. Luis Suarez memperoleh kesempatan emas pada awal pertandingan, tetapi tembakannya melambung di atas mistar gawang.

Setelah momen itu, pertandingan sepenuhnya dikuasai tuan rumah. Bodo/Glimt membuka keunggulan setelah setengah jam laga berjalan. Giorgos Vagiannidis menjatuhkan Sondre Brunstad Fet di dalam kotak penalti. Setelah peninjauan VAR, Fet yang menjadi korban pelanggaran maju sebagai algojo dan dengan tenang menaklukkan kiper Sporting.

Momentum itu membuat tuan rumah semakin percaya diri. Mereka menggandakan keunggulan sebelum turun minum lewat gol Ole Didrik Blomberg.

Berawal dari umpan terobosan Jens Petter Hauge yang memantul ke arahnya, Blomberg menyelesaikannya dengan tembakan tajam dari sudut sempit untuk membawa Bodo/Glimt unggul 2-0 saat jeda.

Memasuki babak kedua, Sporting mencoba bermain lebih menyerang. Namun, upaya mereka cepat meredup karena Bodo/Glimt tetap tampil disiplin dan agresif.

sumber : Reuters

Advertisement

Adblock test (Why?)


Cerita Indah Bodo/Glimt di Liga Champions Berlanjut, Bekuk Sporting 3-0 pada Leg Pertama 16 Besar
Klik Source