Pages

Tuesday, May 26, 2026

Kolombia Gantungkan Harapan pada James Rodriguez dan Luis Diaz di Piala Dunia 2026

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Kolombia kembali membawa generasi emasnya ke panggung dunia. Kapten tim James Rodriguez dan winger Bayern Muenchen Luis Diaz dipastikan memimpin skuad La Tricolor pada Piala Dunia 2026.

Pelatih Nestor Lorenzo resmi mengumumkan daftar 26 pemain Kolombia untuk turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut, Senin (26/5/2026). Kolombia kembali tampil di putaran final setelah gagal lolos pada edisi Qatar 2022.

Nama James Rodriguez tetap menjadi pusat perhatian. Pada usia 34 tahun, mantan bintang Real Madrid itu masih dipercaya menjadi pemimpin tim berkat pengalaman dan pengaruh besarnya di ruang ganti.

James pernah membawa Kolombia mencapai perempat final Piala Dunia 2014 di Brasil, pencapaian terbaik sepanjang sejarah negara Amerika Selatan tersebut. Dalam turnamen itu, sosok yang sekarang bermain di MLS bersama Minnesota United juga merebut Sepatu Emas setelah mencetak enam gol.

Selain James, Kolombia bertumpu pada ketajaman Luis Diaz yang kini bermain bersama Bayern Munchen. Winger lincah tersebut menjadi motor serangan utama La Tricolor dalam beberapa tahun terakhir.

Skuad Kolombia juga diisi sejumlah pemain yang merumput di kompetisi Eropa. Di lini belakang, ada duet Crystal Palace Daniel Munoz dan Jefferson Lerma, serta bek Galatasaray Davinson Sanchez dan Jhon Lucumi dari Bologna.

Nestor Lorenzo mempertahankan perpaduan pemain senior dan generasi baru yang membawa Kolombia tampil impresif sepanjang kualifikasi zona Amerika Selatan.

Kolombia dijadwalkan menjalani pemusatan latihan di Bogota sebelum memainkan dua laga uji coba menghadapi Kosta Rika pada 2 Juni dan Yordania pada 8 Juni.

Setelah itu, mereka akan memulai perjalanan di Grup K Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Uzbekistan pada 18 Juni. Kolombia kemudian bertemu Republik Demokratik Kongo pada 24 Juni dan Portugal empat hari berselang.

Lorenzo berharap pengalaman James dan kualitas Luis Diaz bisa membawa Kolombia melangkah jauh di turnamen kali ini. Target besar mereka adalah memperbaiki pencapaian terbaik pada 2014 ketika berhasil menembus delapan besar.

Berikut skuad Kolombia untuk Piala Dunia 2026:

Kiper: Camilo Vargas, Alvaro Montero, David Ospina.

Bek: Davinson Sanchez, Jhon Lucumi, Yerry Mina, Willer Ditta, Daniel Munoz, Santiago Arias, Johan Mojica, Deiver Machado.

Gelandang: Richard Rios, Jefferson Lerma, Kevin Castano, Juan Camilo Portilla, Gustavo Puerta, Jhon Arias, Jorge Carrascal, Juan Fernando Quintero, James Rodriguez, Jaminton Campaz.

Penyerang: Juan Camilo Hernandez, Luis Diaz, Luis Suarez, Carlos Andres Gomez, Jhon Cordoba.

sumber : Antara

Adblock test (Why?)


Kolombia Gantungkan Harapan pada James Rodriguez dan Luis Diaz di Piala Dunia 2026
Klik Source

Monday, May 25, 2026

Fabregas Sanjung Pemain Como yang Lolos ke Liga Champions: Kalian akan Selalu Dikenang

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, 

JAKARTA -- Cesc Fabregas berdiri di tengah lapangan Stadion Giovanni Zini dengan wajah penuh kebanggaan. Di depannya, para pemain Como 1907 berkumpul membentuk lingkaran kecil usai kemenangan telak 4-1 atas Cremonese pada pekan terakhir Serie A, Senin (25/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan itu memastikan Como lolos ke Liga Champions musim depan. Sebuah pencapaian yang terasa nyaris mustahil jika melihat posisi klub beberapa tahun lalu yang masih berkutat di Serie B.

Di tengah suasana penuh kegembiraan, Fabregas menyampaikan pidato singkat yang kemudian menjadi sorotan publik Italia. Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea itu tak bisa menyembunyikan emosinya melihat perjalanan luar biasa timnya sepanjang musim.

“Saya sudah bilang sehari sebelum melawan Parma, kalau kita memenangkan dua pertandingan terakhir, kita akan lolos ke Liga Champions,” kata Fabregas kepada para pemainnya, dikutip dari Football Italia.

Ia mengaku tidak tahu dari mana keyakinan itu datang. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut merasa memiliki firasat kuat bahwa Como akan menutup musim dengan sejarah besar.

Fabregas kemudian menegaskan keberhasilan itu sepenuhnya milik para pemain. Menurut dia, staf pelatih hanya mencoba membantu dan memberi solusi di lapangan, sementara para pemainlah yang membuat semuanya terasa istimewa.

“Semua ini berkat kalian,” ujar Fabregas. “Saya berterima kasih seumur hidup saya.”

Kalimat berikutnya membuat suasana semakin emosional. Fabregas menyebut skuad Como musim ini mungkin menjadi tim terbaik yang pernah ia latih sepanjang karier kepelatihannya.

“Saya yakin kalian akan selalu dikenang,” kata dia disambut sorakan para pemain.

Pidato itu terasa semakin bermakna karena Como memastikan tiket Liga Champions dengan cara dramatis. Saat mereka menang besar atas Cremonese, kabar datang dari San Siro bahwa AC Milan kalah 1-2 dari Cagliari.

Hasil itu membuat Como menggeser Milan dari posisi empat besar. Klub milik pengusaha Indonesia tersebut menutup musim di peringkat keempat dengan 71 poin, unggul satu angka atas Rossoneri.

Como tampil konsisten sepanjang musim dengan mengoleksi 20 kemenangan, 11 hasil imbang, dan hanya tujuh kekalahan. Mereka mencetak 65 gol dan hanya kebobolan 29 kali.

Catatan produktivitas Como bahkan hanya kalah dari juara bertahan Inter Milan yang mencetak 89 gol musim ini. Performa impresif itu membuat Como menjadi kejutan terbesar Serie A 2025/2026.

Sementara itu, AS Roma turut memastikan tiket Liga Champions setelah menang 2-0 atas Hellas Verona dan finis di posisi ketiga dengan 73 poin.

Di sisi lain, AC Milan dan Juventus harus puas tampil di Liga Europa musim depan. Milan finis kelima dengan 70 poin, sedangkan Juventus di posisi keenam dengan 69 poin setelah ditahan imbang Torino 2-2.

Fabregas meminta para pemain menikmati pesta dan liburan setelah musim panjang yang luar biasa. Lalu, dengan nada lantang, ia melempar pertanyaan terakhir kepada skuadnya.

“Apa yang akan kita lakukan musim depan?” kata Fabregas. “Liga Champions!” jawab seluruh pemain Como bersamaan.

Adblock test (Why?)


Fabregas Sanjung Pemain Como yang Lolos ke Liga Champions: Kalian akan Selalu Dikenang
Klik Source