Pages

Sunday, May 10, 2026

AC Milan Tersungkur Lagi, Tiket Liga Champions Terancam Melayang

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Ekspresi kekecewaan para pemain AC Milan setelah dikalahkan Atalanta 2-3 dalam lanjutan Serie A Liga Italia di San Siro, Milan, Senin (11/5/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- AC Milan kembali terjerembap pada saat yang paling menentukan musim ini. Di tengah perjuangan mengamankan tiket Liga Champions, Rossoneri justru menelan kekalahan menyakitkan 2-3 dari Atalanta dalam lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Senin (11/5/2026) dini hari WIB.

Kekalahan itu bukan hanya memperpanjang tren negatif Milan menjadi tiga pertandingan tanpa kemenangan, tetapi juga membuat posisi mereka di zona empat besar semakin rapuh.

Pelatih AC Milan Allegri mencoba meredam kepanikan yang mulai menyelimuti klubnya. Ia meminta semua pihak berhenti mencari kambing hitam dan fokus menyelesaikan musim.

“Tidak ada gunanya membicarakan apa yang sudah terjadi karena kita tidak bisa mengubahnya,” ujar Allegri kepada DAZN Italia, dikutip dari Football Italia.

“Yang bisa kami lakukan adalah bekerja lebih baik dan mempersiapkan pertandingan melawan Genoa yang akan menentukan peluang kami ke Liga Champions.”

Rapuh sejak awal

San Siro yang sejak awal sudah dipenuhi ketegangan berubah menjadi lautan frustrasi. Sebelum pertandingan dimulai, kelompok ultras Milan telah melayangkan protes keras kepada manajemen klub, terutama CEO Giorgio Furlani. Situasi makin memburuk ketika Milan tertinggal tiga gol bahkan sebelum laga memasuki satu jam permainan.

Sebagian suporter memilih meninggalkan stadion lebih awal. Sisanya melampiaskan kekecewaan lewat siulan dan cemoohan.

Di atas lapangan, Milan sebenarnya membuka pertandingan dengan cukup menjanjikan. Namun, semua berubah ketika Atalanta mencetak gol pada peluang pertamanya menit ketujuh. Ederson memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Giacomo Raspadori untuk membawa tim tamu unggul cepat.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


AC Milan Tersungkur Lagi, Tiket Liga Champions Terancam Melayang
Klik Source

Jorge Martin Finis Tercepat di Le Mans, Duo Aprilia Kuasai GP Prancis

Post Ulang zeranjerat.blogspot.com

Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, merayakan kemenangannya di podium MotoGP setelah menjuarai Grand Prix Prancis di Le Mans, Ahad, 10 Mei 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jorge Martin akhirnya kembali merasakan kemenangan setelah penantian panjang selama 588 hari. Pembalap Aprilia Racing itu tampil impresif untuk menjuarai MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Ahad (10/5/2026).

Hasil ini sekaligus membawa Aprilia mendominasi balapan putaran kelima musim ini. Martin menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 41 menit 18,001 detik. Ia unggul tipis atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang finis kedua dengan selisih hanya 0,477 detik.

Dominasi Aprilia di Le Mans semakin lengkap setelah pembalap satelit mereka, Ai Ogura dari Trackhouse MotoGP Team, mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,874 detik dari Martin.

Kemenangan itu menjadi momen penting bagi Martin. Untuk pertama kalinya sejak menjuarai GP Indonesia 2024 di Mandalika, juara dunia MotoGP 2024 tersebut kembali berdiri di podium tertinggi.

Lebih dari sekadar kemenangan, hasil di Le Mans juga membuat persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin memanas. Martin kini mengoleksi 127 poin, hanya terpaut satu angka dari Bezzecchi yang masih memimpin klasemen sementara dengan 128 poin.

Le Mans menghadirkan pertarungan intens sejak lap pertama. Bezzecchi langsung mengambil alih posisi terdepan dari pole sitter Francesco Bagnaia ketika balapan baru dimulai.

Di belakangnya, Pedro Acosta dan Fabio Quartararo terus memberi tekanan dalam perebutan posisi depan.

Bagnaia sempat bangkit dan merebut posisi kedua dari Acosta pada lap ketujuh. Namun nasib buruk menghampiri pembalap Ducati Lenovo Team itu setelah mengalami kecelakaan pada lap ke-16.

Crash tersebut membuat Bagnaia gagal meraih poin penting dan tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 43 poin.

Sementara itu, Martin perlahan mulai meningkatkan ritme balapnya. Ia terus memangkas jarak dengan Bezzecchi sebelum akhirnya mengambil alih pimpinan lomba pada lap ke-23 lewat manuver agresif di tikungan ketiga.

sumber : Antara

Advertisement

Adblock test (Why?)


Jorge Martin Finis Tercepat di Le Mans, Duo Aprilia Kuasai GP Prancis
Klik Source