
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia bertekad menutup rangkaian FIFA Matchday Juni dengan hasil sempurna saat menjamu Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026). Setelah mengalahkan Oman 3-0 pada laga sebelumnya, skuad Garuda kini memburu kemenangan kedua secara beruntun sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia.
Pelatih Indonesia John Herdman menegaskan, kemenangan atas Oman menjadi modal penting, tetapi timnya tidak ingin cepat puas. Menurut dia, para pemain telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek permainan yang masih perlu diperbaiki sebelum menghadapi Mozambik.
"Misi kami untuk laga ini adalah mendapatkan dua kemenangan berturut-turut dan melanjutkan jalur kemenangan tersebut," kata Herdman dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Kemenangan atas Oman dinilai memberikan banyak pelajaran bagi Indonesia. Herdman mengatakan tim pelatih telah menelaah berbagai detail pertandingan, mulai dari aspek yang berjalan baik hingga kekurangan yang masih perlu dibenahi.
"Kami merayakan hal-hal yang kami lakukan dengan baik. Kami berharap dapat membawanya ke pertandingan besok," ujarnya.
Meski demikian, pelatih asal Inggris itu memperkirakan Mozambik akan menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan Oman. Ia menilai wakil Afrika tersebut memiliki karakter permainan yang mengandalkan kecepatan tinggi dan transisi menyerang yang sangat cepat.
Herdman mengaku telah mengamati penampilan Mozambik saat menghadapi Oman dalam laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad (7/6/2026). Dari pengamatan tersebut, ia melihat ancaman utama lawan datang melalui serangan langsung dan serangan balik cepat. Namun dalam laga itu Mozambik kalah 1-4 dari Oman.
"Mereka negara Afrika. Mereka memiliki gaya permainan yang sangat spesifik: transisional, kecepatan tinggi. Jadi kami harus siap untuk apa yang akan datang," katanya.
Menurut Herdman, strategi Indonesia yang cenderung bermain dengan garis pertahanan tinggi dan menempatkan banyak pemain di area menyerang berpotensi membuka ruang bagi lawan. Karena itu, pertandingan melawan Mozambik akan menjadi ujian penting untuk menemukan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan disiplin bertahan.
sumber : Antara
John Herdman Waspadai Kecepatan Mozambik, Indonesia Bidik Kemenangan Kedua di FIFA Matchday
Klik Source
No comments:
Post a Comment