
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dominasi Thailand mewarnai berakhirnya Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026.Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2026. Dua pegolf muda Negeri Gajah Putih sukses merebut gelar juara kategori putra dan putri pada turnamen yang berlangsung di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, akhir pekan kemarin.
Pada kategori boys division, Parin Sarasmut keluar sebagai juara setelah membukukan total 204 pukulan atau 12-under. Sementara di girls division, Kanyarak Pongpithanon memastikan gelar juara dengan catatan 208 pukulan atau 8-under.
Bagi Parin, kemenangan ini menjadi gelar keduanya di MCGJWC setelah sebelumnya juga menjadi juara pada edisi 2023. Tahun lalu, pegolf berusia 17 tahun itu harus puas finis sebagai runner-up.
Parin mengaku sempat mengalami awal yang sulit pada putaran final. Kesalahan di hole pertama membuatnya harus membuka ronde dengan bogey setelah bola pukulan keduanya masuk ke area air.
“Saya sempat mengalami kesulitan di sembilan hole pertama, benar-benar bukan sembilan hole pertama yang saya harapkan. Pukulan kedua saya di hole pertama itu malah masuk ke air, sehingga membuahkan bogey,” ujar Parin.
Meski demikian, ia mampu bangkit dan menemukan ritme permainan. Empat birdie yang dibukukan sepanjang ronde terakhir mengantarkannya mengunci gelar juara dengan skor yang sama seperti saat pertama kali menjuarai turnamen ini.
“Tapi saya berusaha untuk kembali fokus dan senang bisa bangkit dan menciptakan birdie di hole 2, lalu mendapatkan sejumlah momentum di sembilan hole terakhir,” kata Parin.
Keberhasilan Thailand semakin lengkap setelah Kanyarak Pongpithanon menjadi kampiun kategori putri. Pegolf berusia 17 tahun itu mengaku bangga bisa mengikuti jejak para seniornya yang pernah berjaya di ajang yang sama.
“Saya merasa luar biasa bangga dan senang, terutama karena tim Thailand bisa memenangkan girls’ dan boys’ overall,” ujar Kanyarak.
Ia mengakui performanya pada hari terakhir tidak berada dalam kondisi terbaik. Namun kemampuan menjaga fokus dan emosi menjadi kunci keberhasilannya mempertahankan posisi teratas klasemen.
“Permainan saya hari ini sebenarnya tidak begitu bagus, tapi saya berusaha untuk tetap tenang dan fokus untuk melakukan pukulan demi pukulan,” ungkapnya.
Selain mendominasi kategori individu, Thailand juga berhasil menjadi juara beregu dengan total skor 620 pukulan. Korea Selatan menempati posisi kedua dengan 630 pukulan, sedangkan Indonesia finis di peringkat ketiga dengan 648 pukulan.
Meski gagal meraih gelar utama, Indonesia tetap mencatatkan hasil positif melalui penampilan impresif Jennifer Quinn Effendi. Pegolf muda berusia 13 tahun itu menutup turnamen di posisi T2 girls division bersama Sarah Simei Li dari Selandia Baru dan Yunju An dari Korea Selatan dengan total 211 pukulan atau 5-under.
Quinn sempat memimpin klasemen selama dua hari pertama sebelum mencatatkan skor 74 pukulan pada ronde final. Kendati demikian, pencapaiannya dinilai luar biasa mengingat usianya jauh lebih muda dibanding para pesaing di papan atas.
“Saya bersyukur bisa main under dan tidak mengira bisa mendapatkan skor total di bawah par dan dua hari berturut-turut bisa main under,” kata Quinn.
Walau mengaku kecewa gagal mempertahankan posisi puncak, Quinn mengambil banyak pelajaran berharga dari turnamen internasional tersebut. Ia juga dinobatkan sebagai Girls Best Promising Indonesian Player.
“Harus tetap tenang ketika mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Selain itu, saya juga belajar untuk tetap percaya diri untuk bisa terus melangkah ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Eugene Tanyongjaya menjadi wakil Indonesia terbaik di boys division dengan finis di jajaran 10 besar. Eugene membukukan total 215 pukulan atau 1-under pada penampilan pertamanya setelah absen tahun lalu akibat cedera.
Di kategori development, Jepang tampil dominan dengan merebut dua gelar juara. Hosono Yamato menjuarai boys development, sedangkan Sumire Andou menjadi yang terbaik pada girls development.
Turnamen MCGJWC 2026 pun kembali menghadirkan persaingan ketat para pegolf muda dari berbagai negara. Ajang ini sekaligus menjadi panggung penting bagi lahirnya talenta-talenta masa depan yang siap bersaing di level internasional.
Hasil Final
Boys Division
1-Parin Sarasmut (Thailand) 68 65 71 204(-12)
T2-Shinichi Suzuki (Filipina) 71 69 67 207(-9)
Daichi Hayashi (Jepang) 73 67 67 207(-9)
Jaehyun Park (Korea) 77 67 68 207(-9)
5-Nate Johnson (Australia) 6971 68 208(-8)
6-Noah Lundskaer (Denmark) 68 73 68 209(-7)
7-Warut Boonrod (Thailand) 66 72 72 210(-6)
8-Christian Hansen (Denmark) 70 73 69 212(-4)
9-Sang Hyunjun (Korea) 71 73 70 214(-2)
10-Eugene Tanyongjaya (Indonesia) 71 71 73 215(-1)
Girls Division
1-Kanyarak Pongpithanon (Thailand) 67 7170 208(-8)
T2-Sarah Sime Li (New Zealand 73 68 70 211(-5)
Yunju An (Korea) 72 68 71 211(-5)
Jennifer Quinn Effendi (Indonesia) 66 71 74 211(-5)
T5-Yuhyun Jeon (Korea) 72 69 71 212(-4)
Marisa Tojai (Thailand) 69 70 73 212(-4)
7-Yan Xi Lee (Chinese Taipei) 74 75 69 218(+2)
8-Ojaswini Saraswat (India) 74 73 72 219(+3)
9-Kaitlyn Van De Vyver (Afrika Selatan) 75 75 72 222(+6)
Passion Hsu (Singapura) 74 75 73 222(+6)
Thailand Sapu Gelar Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2026
Klik Source
No comments:
Post a Comment