
Pemain timnas Brasil Vinicius Junior melakukan selebrasi bersama rekan timnya seusai mencetak gol ke gawang Maroko dalam pertandingan babak penyisihan Grup C Piala Dunia FIFA 2026 di East Rutherford, New Jersey, AS, Sabtu (13/6/2026) waktu setempat. Brasil bermain imbang 1-1 dengan Maroko. Maroko unggul lebih dahulu melalui gol Ismail Saibari di menit ke-21. Brasil berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Vinicius Junior pada menit ke-32.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Skotlandia menghadapi ujian terbesar mereka di fase grup Piala Dunia 2026 saat berjumpa Brasil pada laga terakhir Grup C di Stadion Miami, Florida, AS, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB. Pertandingan ini dapat menjadi penentu sejarah baru bagi Tartan Army yang berpeluang lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.
Skotlandia mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Skuad asuhan Steve Clarke mengawali turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti sebelum menyerah 0-1 dari Maroko pada laga kedua. Posisi tersebut membuat peluang mereka untuk melangkah ke babak 32 besar masih terbuka lebar.
Hasil imbang melawan Brasil diyakini cukup untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Bahkan jika kalah, peluang lolos masih tersedia bergantung pada hasil pertandingan lain dan persaingan peringkat ketiga terbaik.
Clarke diperkirakan tidak akan mengubah identitas permainan timnya. Pendekatan pragmatis dengan organisasi pertahanan rapat dan efektivitas saat transisi masih menjadi andalan. Lini tengah yang dihuni Scott McTominay, John McGinn, Lewis Ferguson, dan Ryan Christie akan menjadi pusat permainan Skotlandia.
Kapten Andy Robertson menegaskan timnya tidak gentar menghadapi salah satu negara tersukses dalam sejarah sepak bola dunia.
"Kami akan menghadapi negara besar, tim paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia. Tetapi pertandingan ini juga memberi kami kesempatan untuk mewujudkan impian kami. Kami ingin menciptakan sejarah bagi negara kecil kami," kata Robertson.
Kepercayaan diri Skotlandia turut ditopang dukungan besar suporter yang memadati Miami. Meski belum pernah mengalahkan Brasil dalam 10 pertemuan sebelumnya, mereka merasa momentum kali ini berbeda karena datang dengan peluang nyata untuk mengukir sejarah.
Di kubu lawan, Brasil memasuki pertandingan dengan modal empat poin dari dua laga. Tim asuhan Carlo Ancelotti sempat bermain imbang 1-1 melawan Maroko sebelum bangkit dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti.
Preview Brasil Vs Skotlandia: Selecao Buru Kemenangan, Tartan Army Kejar Mimpi
Klik Source
No comments:
Post a Comment