Pages

Monday, October 29, 2018

Wakil Ketua MPR Mahyudin Harap Sistem Pemilu Dievaluasi

Liputan6.com, Berau - Wakil Ketua MPR RI Mahyudin mengaku dirinya prihatin melihat keadaan di Indonesia yang disebutnya mengalami darurat korupsi. Ia pun berharap adanya evaluasi menyeluruh di sistem Pemilu.

"Saya berharap ada evaluasi menyeluruh dari seluruh pihak, termasuk sistem pemilu dan pilkada kita yang menelan biaya mahal serta cenderung disalahgunakan dengan kepentingan-kepentingan politik uang," ujar Mahyudin di selang Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kantor Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, seperti dikutip dari Antara, Selasa (30/10/2018).

Komentar tersebut muncul setelah Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 14 orang, termasuk anggota DPRD Kalimantan Tengah atas dugaan proyek kelapa sawit di daerah tersebut.

"Hampir setiap saat ada pejabat legislatif, eksekutif, yudikatif yang baik ditangkap oleh KPK. Hal ini berkaitan dengan sistem demokrasi kita, karena bupati, walikota, DPRD dan DPR dipilih langsung menggunakan suara terbanyak," ucapnya.

Menurut Mahyudin, banyaknya pejabat-pejabat daerah yang terlibat kasus kuropsi dirasa akibat tingginya biaya politik dalam pemilihan langsung.

"Politik berbiaya tinggi membuat setiap kontestan yang terpilih untuk mengembalikan seluruh biaya yang dikeluarkan dalam kampanye," kata Mahyudin.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Wakil Ketua MPR, Mahyudin datang ke rumah sakit menjenguk Setya Novanto.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/pileg/read/3679338/wakil-ketua-mpr-mahyudin-harap-sistem-pemilu-dievaluasi

No comments:

Post a Comment