
Ekspresi kekecewaan para pemain AC Milan setelah dikalahkan Atalanta 2-3 dalam lanjutan Serie A Liga Italia di San Siro, Milan, Senin (11/5/2026) dini hari WIB.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- AC Milan kembali terjerembap pada saat yang paling menentukan musim ini. Di tengah perjuangan mengamankan tiket Liga Champions, Rossoneri justru menelan kekalahan menyakitkan 2-3 dari Atalanta dalam lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Senin (11/5/2026) dini hari WIB.
Kekalahan itu bukan hanya memperpanjang tren negatif Milan menjadi tiga pertandingan tanpa kemenangan, tetapi juga membuat posisi mereka di zona empat besar semakin rapuh.
Pelatih AC Milan Allegri mencoba meredam kepanikan yang mulai menyelimuti klubnya. Ia meminta semua pihak berhenti mencari kambing hitam dan fokus menyelesaikan musim.
“Tidak ada gunanya membicarakan apa yang sudah terjadi karena kita tidak bisa mengubahnya,” ujar Allegri kepada DAZN Italia, dikutip dari Football Italia.
“Yang bisa kami lakukan adalah bekerja lebih baik dan mempersiapkan pertandingan melawan Genoa yang akan menentukan peluang kami ke Liga Champions.”
Rapuh sejak awal
San Siro yang sejak awal sudah dipenuhi ketegangan berubah menjadi lautan frustrasi. Sebelum pertandingan dimulai, kelompok ultras Milan telah melayangkan protes keras kepada manajemen klub, terutama CEO Giorgio Furlani. Situasi makin memburuk ketika Milan tertinggal tiga gol bahkan sebelum laga memasuki satu jam permainan.
Sebagian suporter memilih meninggalkan stadion lebih awal. Sisanya melampiaskan kekecewaan lewat siulan dan cemoohan.
Di atas lapangan, Milan sebenarnya membuka pertandingan dengan cukup menjanjikan. Namun, semua berubah ketika Atalanta mencetak gol pada peluang pertamanya menit ketujuh. Ederson memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Giacomo Raspadori untuk membawa tim tamu unggul cepat.
sumber : Antara
AC Milan Tersungkur Lagi, Tiket Liga Champions Terancam Melayang
Klik Source
No comments:
Post a Comment